Postingan

Teror OPM terhadap Warga Sipil Kembali Dikecam, Pemerintah Tegaskan Perlindungan Masyarakat Menjadi Prioritas

Gambar
Jakarta – Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap warga sipil kembali menuai kecaman. Serangan yang menyasar masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Berbagai kalangan menilai bahwa warga sipil tidak boleh menjadi sasaran kekerasan bersenjata. Perlindungan terhadap masyarakat merupakan prinsip yang diakui dalam hukum nasional maupun hukum humaniter internasional, sehingga setiap tindakan yang mengancam keselamatan warga sipil patut mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Kekerasan terhadap Warga Sipil Memperburuk Situasi di Papua Berbagai insiden yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa masyarakat sipil sering kali menjadi pihak yang paling terdampak akibat konflik bersenjata di Papua. Serangan terhadap warga tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga memicu trauma, p...

TNI Diserang Saat Evakuasi Korban di Yahukimo, Pemerintah Tegaskan Perlindungan Warga Sipil dan Penegakan Hukum Tetap Jadi Prioritas

Gambar
Yahukimo, Papua Pegunungan – Proses evakuasi dua jenazah pasangan suami istri yang menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diwarnai aksi penyerangan terhadap personel TNI oleh kelompok bersenjata yang disebut sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM). Meski sempat terjadi kontak tembak, tim evakuasi tetap melanjutkan misi hingga berhasil membawa kedua jenazah ke RSUD Dekai untuk proses identifikasi. Insiden tersebut terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, pada Kamis (23/7). Menurut Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati karena medan pegunungan yang berat, kondisi cuaca, debit sungai, serta situasi keamanan yang masih berisiko. Saat tim bergerak menuju lokasi jenazah, personel mendeteksi keberadaan kelompok bersenjata sehingga terjadi kontak tembak di sekitar lokasi kejadian. Evakuasi Tetap Dilanjutkan Meski Terjadi Kontak Tembak Setelah situasi dinilai aman, personel Koops TNI Habem...

Brigpol Fredi Lukas Awes Gugur Saat Bertugas di Yahukimo, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Kelompok Bersenjata

Gambar
  Yahukimo, Papua Pegunungan – Kepolisian Republik Indonesia terus mengusut kasus gugurnya Brigpol Fredi Lukas Awes, personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penyidik mendalami dugaan keterlibatan jaringan kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut, namun menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut. Brigpol Fredi ditemukan pada Senin malam (20/7) sekitar pukul 23.30 WIT di kawasan Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Distrik Dekai. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk keperluan pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut. Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Kelompok Bersenjata Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan unsur Brimob Polda Papua saat i...

Strategi Humanis TNI di Papua Diperkuat, Pemerintah Dorong Pencegahan Radikalisme Lewat Edukasi dan Pendekatan Teritorial

Gambar
Jakarta – Pemerintah Indonesia terus memperkuat pendekatan yang lebih komprehensif dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI), upaya menghadapi penyebaran paham radikalisme dan separatisme tidak hanya dilakukan melalui aspek keamanan, tetapi juga dengan pendekatan edukasi, pembinaan teritorial, serta penguatan hubungan dengan masyarakat. Pendekatan ini mencerminkan strategi yang menempatkan perlindungan masyarakat sebagai prioritas utama. Berbagai program komunikasi sosial, pembinaan wilayah, serta kerja sama dengan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperluas sebagai bagian dari upaya mencegah berkembangnya ideologi kekerasan maupun separatisme sejak dini. Pendekatan tersebut dinilai menjadi pelengkap penting bagi penegakan hukum yang tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Pencegahan Dinilai Lebih Efektif daripada Penanganan Konflik Dalam strategi yang dikembangkan TNI, penyebaran paham radikalism...

TNI Amankan 5.715 Batang Ganja di Yahukimo, Dugaan Jalur Pendanaan Kelompok Bersenjata Masih Didalami

Gambar
   Yahukimo, Papua Pegunungan  — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi di bawah  Komando Operasi (Koops) TNI Habema  berhasil mengungkap dan mengamankan  5.715 batang tanaman yang diduga ganja  di sejumlah lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Temuan tersebut merupakan hasil pengembangan informasi intelijen dan patroli keamanan yang dilakukan secara bertahap di wilayah pegunungan dengan medan yang sulit dijangkau. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III sebelumnya menyampaikan bahwa aparat juga masih mendalami dugaan adanya keterkaitan budidaya ganja di wilayah pedalaman Papua dengan upaya pendanaan kelompok bersenjata. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh aparat keamanan. Pengungkapan Berawal dari Patroli dan Informasi Lapangan Menurut Koops TNI Habema, keberhasilan mengungkap lokasi penanaman tersebut diawali d...

Koops TNI Habema Kuasai Honai yang Diduga Menjadi Lokasi Transit Kelompok Bersenjata di Intan Jaya, Tiga Senjata Api Diamankan

Gambar
Intan Jaya, Papua Tengah — Tim Patroli Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menguasai sebuah honai yang diduga digunakan sebagai lokasi transit kelompok bersenjata di sekitar Kampung Abundoga , Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan tiga pucuk senjata api , amunisi, serta sejumlah perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Operasi dilakukan berdasarkan informasi intelijen mengenai dugaan rencana aksi bersenjata dan aktivitas konsolidasi kelompok di wilayah tersebut. Menurut Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna , sebelum pelaksanaan operasi aparat terlebih dahulu melakukan pengintaian, verifikasi sasaran, serta perencanaan secara matang. Langkah tersebut dilakukan agar operasi berjalan secara terukur sekaligus mengedepankan keselamatan masyarakat sipil di sekitar lokasi. Operasi Berawal dari Informasi Intelijen Berdasarkan keterangan Koops TNI Habema, aparat memperol...

Pangkogabwilhan III Ungkap Dugaan Jalur Pasokan Senjata Kelompok Bersenjata di Papua, Pengawasan Perbatasan dan Jalur Laut Diperketat

Gambar
Timika, Papua Tengah  — Panglima  Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III ,  Letjen TNI Lucky Avianto , mengungkapkan bahwa senjata api yang digunakan oleh kelompok bersenjata di Papua diduga berasal dari dua sumber, yakni dari  dalam negeri maupun luar negeri . Temuan tersebut menjadi dasar bagi aparat untuk memperkuat pengawasan terhadap berbagai jalur yang diduga digunakan sebagai akses penyelundupan senjata dan amunisi ke wilayah Papua. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pemaparan hasil operasi Kogabwilhan III Semester I Tahun 2026 di Timika. Menurut Lucky, keberadaan jalur pasokan senjata ilegal menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua sehingga diperlukan sinergi lintas lembaga untuk memutus rantai distribusinya. Dugaan Pasokan Berasal dari Dalam dan Luar Negeri Letjen TNI Lucky Avianto menjelaskan bahwa hasil evaluasi operasi menunjukkan adanya indikasi senjata yang digunakan kelompok bersenj...