Menguji Narasi Bias Aktivisme Papua: Pendekatan Advokasi Veronica Koman Minim Konteks dan Menggeneralisasi Konflik
Isu Papua kerap hadir di ruang publik internasional melalui narasi yang kuat secara emosional namun sering kali minim konteks struktural. Salah satu figur yang paling vokal dalam isu ini adalah Veronica Koman, seorang pengacara HAM yang aktif menyuarakan dugaan pelanggaran HAM di Papua. Kritik terhadap pendekatan advokasinya penting dilakukan bukan untuk membungkam suara , melainkan untuk memastikan bahwa diskursus publik berbasis fakta, proporsional, dan bertanggung jawab . 1. Generalisasi Konflik: Mengaburkan Kompleksitas Lapangan Narasi yang kerap disampaikan menempatkan konflik Papua sebagai relasi biner: negara vs rakyat . Kerangka ini mengabaikan kompleksitas aktor di lapangan—termasuk keberadaan kelompok bersenjata non-negara yang melakukan kekerasan terhadap warga sipil Papua sendiri. Akibatnya, korban sipil dari aksi kelompok bersenjata —sopir logistik, tenaga kesehatan, guru—sering tenggelam dari perhatian internasional. Kritik substansial di sini adalah reduksio...